Sharing Antar Linux Dengan NFS

sharing antar linuxSebelumnya telah di ulas bagaimana cara menggunakan Samba sebagai jembatan sharing pada Ubuntu dengan Windows sehingga pengguna komputer yang berbeda sistem operasi dapat melakukan komunikasi data dengan mudah.Umumnya kita menggunakan Samba Share untuk melakukan transfer file antar komputer. Hal ini dikarenakan kita sudah terbiasa menggunakan transfer dengan cara tersebut di Windows. Saat ini akan di sampaikan sharing antar linux yang pada contoh kali ini tetap memakai Ubuntu dengan menggunakan NFS (Network File Sharing). NFS adalah transfer file default bawaan Linux dan sistem transfer file ini lebih cepat dibandingkan kita menggunakan Samba Share seperti Windows. Sekali lagi NFS yang kita bahas disini merupakan singkatan dari Network File Sharing, bukan Need For Speed. Berbeda dengan distribusi linux lainnya, pada distro Ubuntu biasanya NFS belum terinstall sehingga untuk menggunakannya terlebih dahulu harus  menginstalnya. Untuk lebih lengkapnya proses sharing antar linux dapat dilihat beberapa tahap berikut :

A. Server (Komputer yg akan membagikan file) :

1. Instal Paket NFS
#sudo apt-get install nfs-kernel-server nfs-common portmap

2. Konfigurasi paket portmap
#sudo dpkg-reconfigure portmap (pilih no saat muncul opsi bind loopback)

3. Edit file /etc/exports
#sudo gedit /etc/exports

sisipkan parameter berikut untuk akses full read-write dari beberapa client (Client dapat diberi wewenang untuk melihat/merubah/hapus/rename file):
/home/data 192.168.10.0/24(rw,no_root_squash,async)

sisipkan parameter berikut untuk akses full read-only dari beberapa client (Client hanya bisa melihat file):
/home/data 192.168.10.0/24(ro,async)

Maksud dari perintah diatas adalah :
* /home/data -> folder di server yang akan di sharing (Silahkan sesuaikan dengan keinginan)
* 192.168.10.0/24 -> IP client yg boleh akses shared folder (192.168.10.1 – 192.168.10.254)
* (rw,no_root_squash,async) -> Permissions attribute, dalam hal ini full read-write
* (ro,async) -> Permissions attribute, dalam hal ini full read-only

4. Restart NFS server
#sudo /etc/init.d/nfs-kernel-server restart

5. Aktifkan NFS Server
#sudo exportfs -a

Setting pada Server sudah selesai.

B. Client (Komputer yg akan menerima / mengakses file) :

1. Instal Paket NFS Client
#sudo apt-get install portmap nfs-common

2. Konfigurasi paket portmap
#sudo dpkg-reconfigure portmap (pilih no saat muncul opsi bind loopback)

3. Buat folder lokal di client untuk me-mount shared folder di server
#sudo mkdir /mnt/Data (sesuaikan keinginan mau ditaruh dimana)

4. Mount manual shared folder di server ke folder lokal client
#sudo mount 192.168.10.200:/home/data /mnt/Data

keterangan : 192.168.10.200 (IP Server)

5. Restart portmap
#sudo /etc/init.d/portmap restart

6. Restart NFS Client
#sudo /etc/init.d/nfs-common restart

7. Edit file /etc/fstab untuk automount pada saat restart/booting
#sudo gedit /etc/fstab

sisipkan parameter berikut :
192.168.10.200:/home/data /mnt/Data nfs rw,hard,intr 0 0

Selesai, seharusnya client sudah dapat mengakses folder server.

Walaupun pada percobaan diatas menggunakan distro Ubuntu namun cara diatas juga dapat dilakukan pada distro yang lain hanya saja pada tahap instalasi perlu disesuaikan perintahnya sesuai distro yang dipakai.

Beberapa hal yang menjadikan gagal koneksi sharing antar linux dengan NFS antara lain :

  1. Salah satu atau semua komputer belum hidup 😀
  2. Kabel jaringan belum terpasang 😀
  3. HUB belum menyala 😀
  4. Dan masih banyak lagi 😀 😀 😀 😀

Jadi harap dicek kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

19 + three =