Psikolog Anak Tentang Pentingnya Kontrol Gadget

Maraknya penggunaan gadget oleh anak dan remaja disoroti banyak pengamat salah satunya beberapa psikolog anak di Jogja di sebuah Biro Psikologi Yogyakarta. Lahirnya banyak aplikasi edukatif yang bisa dengan mudah diakses melalui gadget, bisa membantu mencerdaskan anak. Penggunaan gadget yang tepat pada anak bisa membantu meningkatkan kualitas pendidikan. Sayangnya gadget tidak hanya memberikan pengaruh baik dalam perkembangan anak, tetapi ada efek negatif yang perlu orang tua waspadai. Dengan semakin maraknya kejahatan terhadap anak, mulai dari konten kekerasan, pornografi bahkan bullying, memaksa orang tua untuk bisa lebih protektif terhadap anak agar terhindar dari efek buruk gadget.

Psikolog Anak di Jogja Tentang Pentingnya Kontrol Gadget

Tidak sedikit orangtua yang menyampaikan permasalahan mengenai anak mereka yang sulit di kontrol untuk menggunakan gadget secukupnya. Alih-alih untuk belajar atau mencari informasi yang edukatif untuk mendukung prestasi belajarnya, kebanyakan anak justru lebih banyak menggunakan gadgetnya untuk bermain game dan menonton video. Staf IT dari Biro Psikologi Jogja mengatakan bahwa sebenarnya ada beberapa aplikasi yang di buat dengan tujuan membatasi atau mengontrol penggunaan gadget pada anak. Berikut di bawah beberapa di antaranya.

psikolog anak di jogja

Aplikasi Penting untuk menjaga Anak dari Bahaya Gadget

Kakatu

Menurut psikolog anak di Jogja menyampaikan bahwa dengan melarang anak untuk tidak bermain gadget tentu bukan solusi bagi si kecil yang sudah terlanjur kecanduan. Solusinya bisa jadi bukan dengan cara melarang, tetapi dengan memantau penggunaan gadget anak. Tahun 2014 yang lalu, startup asal Bandung merilis Kakatu, sebuah aplikasi yang bisa digunakan untuk mengendalikan dan memantau penggunaan gadget anak.

Untuk memanfaatkan aplikasi ini cukup mudah, orangtua hanya perlu lebih dulu menginstal Kakatu dalam smartphone atau ponsel yang digunakan anak. Cara penginstalannya juga mudah karena prosesnya dijelaskan dalam bahasa Indonesia. Dengan penggunaan Kakatu, orangtua bisa memilih aplikasi apa saja yang boleh digunakan anak. Selain itu, Kakatu juga dilengkapi dengan fitur timer yang bisa membatasi waktu anak bermain gadget. Histori aplikasi yang dikunjungi anak juga bisa dilacak oleh Kakatu.

MamaBear

Aplikasi Mamabear memiliki banyak manfaat bagi orangtua dalam hal memantau anak. Dengan menggunakan aplikasi MamaBear orangtua bisa mengetahui aktivitas sosial media anak mulai dari facebook, twitter, instagram, tumblr, hingga youtube. Tidak hanya itu, MamaBear juga bisa mengetahui text message, lokasi anak (keberadaan anak, keberangkatan dan kedatangan anak di suatu tempat), bahkan bisa memantau kecepatan mobil atau motor yang dikendarai anak. Fitur yang cukup lengkap menjadikan aplikasi satu ini menjadi favorit banyak orang tua yang sayang terhadap perkembangan anak.

Luminov

Luminov bukanlah nama aplikasi tetapi startup Indonesia yang banyak menelurkan aplikasi edukatif untuk anak-anak. Mulai dari Bawang Merah Bawang Putih, yang berupa cerita dilengkapi dengan game dan narasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Aplikasi ini bertujuan untuk mengenalkan nilai moral dan kasih sayang dalam keluarga. Ada juga game Tooth invader yang membawa misi mengajak anak-anak untuk rajin merawat dan membersihkan gigi. Dalam game yang bertema kesehatan gigi ini, anak-anak akan berperan sebagai dokter gigi yang menangani masalah gigi yang sakit. Sedangkan aplikasi Safe School mengajarkan anak-anak untuk bertindak lebih cepat dan bijak ketika terjadi keadaan darurat seperti bencana alam.

Sebenarnya masih ada banyak sekali aplikasi penting untuk menjaga anak dari bahaya gadget. Diantaranya seperti Norton Family Pareantal Control, Life360, SleepHero, Home Tube dan sebagainya. Seperti yang disampaikan psikolog Jogja dari Lembaga Psikologi Yogyakarta bahwa bahaya dan dampak penggunaan gadget pada anak tidak bisa dianggap sepele. Hal ini juga turut andil dalam menentukan keberhasilan anak pada proses belajar mereka dan prestasinya. Dan tentunya juga mempengaruhi perkembangan psikologi anak dalam kesehariannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen − fifteen =